3 Refleksi Implementasi Kurikulum Merdeka yang Harus Dilakukan oleh Sekolah
Kompleksitas kompetensi dalam kurikulum merdeka harus capai oleh semua sekolah. Sebab Kurikulum merdeka adalah salah satu inisiatif pemerintah untuk memberikan kebebasan dan kreativitas kepada satuan pendidikan, guru, dan murid dalam proses pembelajaran. Kurikulum merdeka bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi, numerasi, dan karakter, serta mengembangkan profil pelajar Pancasila. Kurikulum merdeka juga mengharuskan adanya refleksi sebagai bagian penting dari pembelajaran bermakna.
Refleksi adalah kegiatan yang melibatkan permenungan, penilaian, dan tindak lanjut terhadap pengalaman yang telah dilakukan. Refleksi membantu kita untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran. Refleksi juga membantu kita untuk memaknai pengalaman sebagai sumber belajar dan mengembangkan sikap kritis, kreatif, dan kolaboratif.
Dalam kurikulum merdeka, ada tiga bagian refleksi yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan, guru, dan murid, yaitu:
Pertama, Refleksi IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka).
Refleksi IKM adalah refleksi yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengevaluasi penerapan kurikulum merdeka di sekolah. Refleksi IKM meliputi aspek-aspek seperti visi, misi, tujuan, strategi, program, kegiatan, sumber daya, dan hasil pembelajaran. Refleksi IKM juga harus memperhatikan jenis IKM yang dipilih oleh satuan pendidikan, yaitu mandiri belajar, mandiri berubah, atau mandiri berbagi. Refleksi IKM harus dilakukan secara berkala, sistematis, dan partisipatif, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan di sekolah.
Kedua, Refleksi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5).
Refleksi P-5 adalah refleksi yang dilakukan oleh guru dan murid untuk mengevaluasi pelaksanaan projek P-5 di kelas. Projek P-5 adalah kegiatan pembelajaran yang berbasis projek, yang mengintegrasikan mata pelajaran, lintas kurikuler, dan ekstrakurikuler, dengan mengacu pada profil pelajar Pancasila. Refleksi P-5 meliputi aspek-aspek seperti perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan laporan projek. Refleksi P-5 harus dilakukan secara kontinu, kolaboratif, dan reflektif, dengan menggunakan berbagai media dan metode, seperti jurnal, portofolio, diskusi, presentasi, dan lain-lain.
Ketiga, Refleksi Asesmen Sumatif.
Refleksi asesmen sumatif adalah refleksi yang dilakukan oleh guru dan murid untuk mengevaluasi hasil asesmen sumatif di akhir semester. Asesmen sumatif adalah asesmen yang bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi murid secara menyeluruh dan komprehensif. Refleksi asesmen sumatif meliputi aspek-aspek seperti kriteria, instrumen, proses, dan hasil asesmen. Refleksi asesmen sumatif harus dilakukan secara objektif, akurat, dan informatif, dengan memberikan umpan balik, saran, dan rencana perbaikan kepada murid.
Refleksi kurikulum merdeka adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Refleksi kurikulum merdeka membutuhkan komitmen, kerjasama, dan keterbukaan dari semua pihak yang terlibat dalam pembelajaran.
Refleksi kurikulum merdeka juga membutuhkan sikap logis, yaitu berpikir dengan alasan yang kuat dan rasional. Dengan refleksi kurikulum merdeka, kita dapat belajar dari pengalaman, mengoreksi kesalahan, dan menciptakan perubahan yang positif. Para pengelola Sekolah mudah-mudahan IKM menjadi kurikulum yang lebih efesien dan efektif bagi Pendidikan yang ada di Indonesia.
Ditulis oleh, Muhammad Ali Mufti, M.Pd Waka Kurikulum MTs Mammbaul Ulum Bata-Bata.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Menangkal Tantangan Generasi Z di Masa Mendatang
Literasi adalah sebuah kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan menciptakan informasi dalam berbagai bentuk. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetap
Menakar Inovasi dan Profesionalitas Guru di Era Digital
Di era digital yang terus berkembang pesat seperti sekarang ini, peran seorang guru tidak lagi hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang inovatif. Guru y
Eksplorasi Luar Angkasa, Telaah Isro’ Mi’roj dalam Perspektif Agama dan Sains
Pada zaman modern ini, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan telah membawa manusia pada tingkat yang lebih tinggi dalam eksplorasi luar angkasa. Salah satu organisasi yang berpera
5 Langkah Jitu Mengatasi Siswa yang Sering Tidur di Dalam Kelas
Tidur di dalam kelas adalah masalah yang sering dihadapi oleh banyak siswa. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja akademik mereka dan mengganggu proses pembelajaran di kelas. Siswa yang se
Pentingnya Pendidikan dalam Membangun Masyarakat Yang Berkualitas
Pendidikan memiliki peran krusial dalam membentuk masyarakat yang berkualitas. Tanpa pendidikan manusia tak ubahnya seperti badan kosong tak tak berarti apa-apa. Inilah alasan mengapa p
Merdeka Belajar Inovasi Cara Baru Yang Emansipatoris
Bismillah “Merdeka Belajar” sejatinya adalah sebuah upaya menciptakan budaya pembelajaran yang lebih efektif, pro-aktif, kreatif, inovatif, mandiri, konktekstual dan e
Persiapan Implementasi Kelas Digital di MTs Mambaul Ulum Bata-Bata
Dalam era digital saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Teknologi telah merubah cara kita berkomunikasi, bekerja, berbelanja, dan t
Pengembangan Diri Bagi Guru
Pentingnya Pengembangan Diri Bagi Guru: Membangun Profesionalisme dalam PendidikanOleh : Khoirul Umam, M,Pd (pengajar Ilmu Akhlaq Kelas 8 reguler) Pendidikan adalah fondasi bagi pertum
Antara Santri, Internet dan Westernisasi yang Menjalar
Antara Santri, Internet dan Westernisasi yang Menjalar (Upaya Memupuk Dekadensi Akhlak Santri) Oleh: Imam Mahalli, S.Pd Santri merupakan produk pesantren yang menjadi harapan
Madura dengan “Kobhung”nya
Oleh : Muhammad Habibi * Berbicara keanekaragaman budaya dan suku di Indonesia, tentunya tidak lepas dari jawa timur sebagai bagian dari Negara Kesatuan Re
